Kami menyediakan lampu stadion dengan standar FIFA
320 Juta Lampu Hemat Energy dibutuhkan Indonesia

Kamis, 27 Maret 2014
lampu_hemat_energy_downlight_infinityPerkiraan yang dilakukan oleh Aperlindo singkatan dari Asosiasi Industri Perlampuan Listrik Indonesia mengatakan bahwa kebutuhan lampu hemat energy (LHE) di Indonesia mencapai 320 Juta unit dengan kontribusi produsen lokal sebesar 20 persen dari jumlah pasokan yang ada.

Untuk tahun 2012, kebutuhan lampu hemat energy sebanyak 320 juta unit dan 250 juta unit dipasok dari pabrikan dalam negeri. Sebagian besar produk lampu hemat energy yang ada dipasaran diimpor dari China, seperti yang dikatakan oleh ketua umum aperlindo John Manopo.

Pasca krisis ekonomi yang melanda Amerika serikat dan Eropa akibat krisis ekonomi, Indonesia memanfaatkan pasa Indonesia untuk penjualan lampu hemat energy, periode Januari sampai dengan Agustus 2012 saja impor lampu hemat energy mencapai 200 juta unit.

Sampai dengan bulan Desember 2012, impor lampu hemat energy mencapai 250 juta unit, yang meningkat dari periode tahun 2011 yang hanya 210 juta unit, dan mayoritas importir adalah produsen china.

Pada tahun ini, john mengatakan, beberapa produsen lampu hemat energy dari china akan menanamkan modalnya di Indonesia. Bahkan akan ada investasi di sektor lampu hemat energy dan investor China telah berminat ekspansi di Indonesia dengan membangun pabrik, yang untuk satu pabrik lampu hemat energy, minimal membutuhkan investasi sebesar Rp. 20 Miliar dengan kapasitas 15 juta unit per tahun.

John melanjutkan upah buruh Indonesia yang murah menjadi faktor pemacu tumbuhnya investasi di sektor ini. Upah buruh di Indonesia jauh lebih murah dibandingkan dengan China. Hal tersebut membuat investasi lampu hemat energy semakin meningkat.